Selamat Jalan om Denny Sakrie

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun..

Tanggal 3 Januari 2015, Indonesia kehilangan lagi seorang sosok pengamat dan pemerhati musik Indonesia yaitu seorang Hamdhan Syukrie yang biasa dikenal dengan nama Denny Sakrie.

Beliau merupakan penyiar radio, musisi, penulis, pengkritisi dan kolektor piringan hitam musisi-musisi Indonesia. Beliau meninggal dalam usia 51 tahun dikarenakan serangan jantung dan meninggal dalam perjalanan ke RS Siloam Karawaci.

Tentu dunia musik Indonesia merasa kehilangan akan sosok beliau, yang sangat perhatian sekali akan sejarah musik Indonesia. Entah firasat atau bukan dalam twitter, beliau sempat menquote salah satu statement dr Steve Jobs “If today were the last day of my life  would I want to do what I’m about to do today-Steve Jobs”

image

Saya pernah sekali berjumpa ketika acara launching Album Vinyl D’Masiv Hidup Lebih Indah di Monka Magic Kemang. Beliau sosok yang ramah dan selalu berbagi informasi mengenai musik Indonesi, yang dibaginya lewat sosial media baik twitter, Instagram maupun path nya.

image

Selamat jalan Om Denny Sakrie, semoga engkau tenang di sisi Allah SWT, diampuni segala kesalahannya dan mendapat tempat yg layak di sisi Nya amiin..

Dua kali Maulid Nabi Muhammad dalam 2015

Hari ini bertepatan tanggal 3 Januari 2013, bertepatan tgl 12 Rabiul Awal yg diperingati sebagai Hari Maulid atau kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dan tahun 2015 ini ternyata peringatan Maulid nabi Muhammad akan diperingati dua kali, yaitu pada tanggal 24 Desember 2015 akan diperingati juga Maulid Nabi 12 Rabiul Awal 1437 H.

Beberapa kalender mungkin belum mewarnai merah tgl 24 Desember 2015 sebagai hari besar atau hari libur nasional. Mungkin masih memakai patokan hari libur yg lama yang dikeluarkan oleh pemerintah. Akan tetapi sebenarnya pemerintah telah mengeluarkan SK Hari Libur 2015 yang telah direvisi yang dapat dilihat di sini.  Jadi di bulan Desember liburnya akan nambah di tanggal 24 Desember 2015.

Selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW..

Pemutar Kaset Manual

image

Bagi penikmat musik lewat kaset atau kolektor kaset, pekerjaan merewind atau memutar balik kaset pekerjaan biasa yg sering dilakukan.

Ketika akan disimpan sebaiknya pita kaset sebaiknya diletakkan pada bagiann pita yang putih atau tidak mengandung magnetik.

Kalo biasanya memutar pita kaset dengan bantuan pensil yg dimasukkan ke lubang kaset, sekarang pekerjaan tersebut  dapat dilakukan dengan pemutar kaset manual dengan tenaga engkol, alat ini sangat berguna untuk memutar kaset karena tidak menggunakan tenaga batery dan relatif cukup cepat untuk memutar kaset

Barang ini saya dapat dari seorang teman di facebook. Produk bermerek Multi Handy Rew MR-33 diklaim mampu memutar kaset C-60 kurang dari 1 menit (40 detik) dan C-90 hanya satu menit. Produk seharga Rp. 75 ribu ini sangat bermanfaat bagi para kolektor kaset.

image

image

Selamat Tahun Baru 2015

image

Hari ini kita sudah memasuki kalender baru 2015, semoga tahun ini lebih baik daripada tahun kemaren yg penuh dengan keriuhan akibat adanya pemilu presiden RI.

Turut berduka juga buat kecelakaan pesawat Air Asia QZ8501, semoga semua korban bisa cepat di evakuasi dan diidentifikasi.  Dan semua keluarga korban juga diberikan ketabahan amiin

Semoga Indonesia juga bertambah lebih baik… Amiin..

2014 in review

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2014 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Aula konser di Sydney Opera House menampung 2.700 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 35.000 kali di 2014. Jika itu adalah konser di Sydney Opera House, dibutuhkan sekitar 13 penampilan terlaris bagi orang sebanyak itu untuk menontonnya.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Modifikasi STB DVB T2 Xtremer untuk Digunakan di Mobil

Sebenarnya sudah lama saya ingin memiliki Set Top Box/STB atau sering orang menyebut tuner tv digital. Pada awal mula tv digital diperkenalkan di Indonesia, saya sudah sempat punya stb tv digital yang masih menggunakan standard DVB-T1, akan tetapi sekarang pemerintah telah menetapkan menggunakan standar DVB-T2 untuk penyiaran TV digital di Indonesia, walau TVRI sendiri sekarang masih menggunakan standar DVB-T1. Jadi sebenarnya tuner yang pernah saya miliki masih bisa menangkap siarang digital tv milik pemerintah tersebut.

Karena penasaran dengan pemberitaan bahwa tv digital yang berstandar DVB-T2 sudah mulai tayang di beberapa kota, akhirnya saya mencari sebuah STB DVB-T2. Niatnya sih sebenarnya pengen dipasang di mobil karena kalo lihat TV analog di mobil selalu tidak jelas alias banyak perang semutnya. Sempat mencari lewat ebay STB untuk di mobil tapi kok harganya lumayan tinggi dan terpaksa dibatalkan untuk membeli tuner khusus untuk mobil.

Kemudian saya browsing, ternyata di jakartanotebook jual STB TV Digital produk dari Xtremer. Di sana ada beberapa tipe DVB Xtremer. Dari yang seri BIEN seharga Rp. 255.900 dan Seri DVB-T2 seharga Rp. 339.900. Iseng-iseng berhadiah akhirnya saya beli Seri DVB-T2, kalo memang bisa dioprek dan pasang di mobil ya syukur, kalo nggak bisa ya pasang di rumah saya. Untuk Review DVB-T2 Bien dapat melihat di blog nya om MantuGaul. Di pasaran sendiri sudah ada beberapa merek STB DVB-T2 seperti skybox, Gadmei dan Polytron.

Setelah STB datang, coba pasang di rumah terlebih dahulu, dan ternyata hasilnya cukup memuaskan. Beberapa stasiun seperti SCTV, Indosiar, Metrotv, TVRI, Trans7, TV7, Berita Satu dapat tertangkap dengan baik di seputaran Pondok Gede. Sekarang saatnya untuk membongkar dalaman isi dari STB ini. Terlebih dahulu kasih peringatan nih, bahwa proses modifikasi ini adalah membongkar segel, jadi otomatis garansi hilang alias hangus ya.. jadi ini resikonya ya ingat..ingat…Xtremer DVB-T2

Inilah bentuk Extremer DVB-T2.

Bagian Dalam

Bagian dalam STB

Untuk Memodifikasi STB agar bisa digunakan di mobil diperlukan alat-alat sebagai berikut :

– Catu Daya DC 5 Volt (Dalam hal ini saya mengambil power dari USB Port Suzuki Ertiga)

– Conector Female – Male

– Kabel USB yang sudah tidak terpakai

– Solder dan timah

Alat yang dibutuhkan

Yang perlu diperhatikan bahwa daya listrik yang diperlukan untuk mengoperasikan STB ini adalah 5 Volt. Anda bisa mengambil catu daya dari USB Port (biasanya mobil terbaru sudah dilengkapi USB Port) atau bisa menggunakan Cigarrete Charger HP yang keluaran 5 Volt.

pin USB

Adapun cara menghubungkan kabel ke STB adalah seperti gambar di bawah ini, kabel positif dari USB (merah/port 1)  dihubungkan ke kaki kapasitor Positif, dan kabel Negatif  USB (hitam/Port 4) dihubungkan ke kaki negatif).

Input DC

Atau bisa dari Kaki dioda sebelum transistor seperti gambar di bawah ini :

Sambungan di dioada

Jangan lupa siapkan antena untuk TV digital juga dipasang, kebetulan masih punya antena tapi kayaknya kekuatannya masih kecil sekitar 1.5 dbi, kemaren sudah order yang punya dbi gede di jaknot juga, tunggu saja review berikutnya.

Antena TV Digital

Jika semua sudah tersambung, kabel USB dapat langsung dihubungkan ke Port USB.

Terpasang

Dan akhirnya TV Digital bisa on air di mobil saya dan bisa jadi teman nonton TV di kala kemacetan.

Berikut beberapa screen shoot TV Digital di mobil saya

SCTV

Siaran SCTV di seputaran Ratna JatiKramat Bekasi

Metro TV

MetroTV di Seputaran Jorr Lebak Bulus kecepatan 70 km

berita Satu

Berita Satu di seputaran BSD

Selain bisa digunakan untuk tuner TV, STB ini juga bisa digunakan untuk memutar film berformat MKV, atau mp4. Jadi ketika nggak dapat siaran TV digital, bisa tetap digunakan untuk menonton film.

with Flash Disk

Play MP4Playing MP4 File

Sebagai penutup, akhirnya dengan menggunakan STB Xtremer yang sebenarnya buat rumahan, dengan sedikit trick akhirnya kita bisa menggunakan STB tersebut untuk digunakan di mobil. Semoga tips ini bermanfaat.. amiin..

Duduk manis

Cassette Store Day 2014 di Indonesia

Cassette-Store-Day-2013-LIGHT-BG

Kaset, siapa yang tidak kenal dengan  kotak dengan dua roda yang bergulung pita magnetik yang bernama kaset.  Salah satu media rekam musik selain vinyl/piringan hitam atau CD. Era kaset pernah berjaya di era 80/90 di kala format digital seperti mp3 menjamur seperti sekarang ini. Keberadaan kaset sendiri sekarang mungkin hampir punah karena sekarang jarangnya para musisi yang mengeluarkan album dalam bentuk kaset. Para produsen elektronik juga sudah jarang mengeluarkan player kaset. Di jaman era keemasan kaset, mempunyai sebuah pemutar kaset portabel adalah sebuah kebanggaan, semisal brand Walkman milik Sony yang sudah menjadi nama generik bagi pemutar kaset portabel, sama dengan skr semua pemutar mp3 kita namakan iPod.

Akan tetapi penggemar kaset tidaklah surut, masih saja ada penggemar kaset. Pernah saya menanyakan kepada salah satu sahabat ayah saya yang kebetulan menekuni dunia kaset, kenapa suka dengan kaset dan jawabannya adalah karena kaset adalah karya seni. Kaset yang merupakan format musik analog merupakan media seni, dari artwork cover, kemasan, dan booklet.

Dalam rangka memperingati kaset, para penggemar kaset mengadakan sebuah acara Cassette Store Day /CSD yang tahun ini diselenggarakan pada tanggal 27 September 2014 di seluruh dunia. Para penggemar kaset di Indonesia juga tidak mau ketinggalan dengan menggelar acara serupa yang akan diadakan dibeberapa kota besar di Indonesia. Berikut beberapa kota besar yang akan menyelenggarakan acara Cassetter Store Day :

– Jakarta

10703588_520695054741494_3973883169718486157_n

27 September 2014, Blok M Square Lt. Basement Start 15.00 ‘till Sold Out

Get special release : Grausig, Abbhama, Sajama Cut, Jodi in The Morning, Glory Parade, Dramatic Violent, v/a, 2014 Voyagers and many more

Label Support : Majemuk Record, Elevation Records, Zim-zum Entertainment, Double Deer, Stillborn Sound etc

16 participated stores : Kucluk Music Corner, Warung Musik, Ridwan Jadul, Twins Music, Kims Varia, Bakri Music, Legend, Jatinegara Musik, Oman, Kedai Musik, Satya Garment, Musikamar, Remaster, Deep Rock, Lamasia, 33 1/3 Music Store

 

– Malang

10649572_865718396771764_2586635893921553050_n

27 September 2014, Musium Musik Indonesia (Griya Santa Blok G 407, Belakang SMA 9 Malang) start 14.00

Participant : Rock ‘N Terror Records, Tarung Records, Matixkutu Records, Barongsai Record, Forget The Pain Inc, The Paimo Distribution, Koko Giman, Amadeus Vinyl, Newton (Surabaya), Mass Hysteria Records, Terserahati (Sidoarjo), Hell is Other Records, Thrall Division (Kediri), Madz (Sidoarjo), Kasetan Gajayana

Special Perfomance : Good Boy Jimmy, Christabel Annora, Raoul Dikka, Bergegas Mati feat. Merico Abang.

 

– Solo

10437804_10152713336559717_5876957402447921589_n

27 September 2014, Solo Radio, Jl. Menteri Supeno, Manahan Solo 15.00-end

Featuring Goodies from : Holyflesh, Insanitu & Genius, 2 in 1 Mech, Solonesia, Unlesh, Alpha Omega –etc

Acustic perform : Automatic, Pathetic Waltz, Carment, Holy Piby-Suara Hati

 

Yogyakarta

10273092_793293197395620_669934099462237497_o

27 September 2014, DoggyHouse Records, Nogosari 1B, Patehan, Kraton Yogjakarta, jam 14.00-20.00

-Diskusci tentang kaset, rilisan album special, pemutaran film dan lapak kaset

 

Demikian beberapa agenda CSD yang akan diadakan dibeberapa kota besar, untuk kota lain mungkin akan menyusul infonya …

Bagi yang punya info mengenai CSD di kota anda silahkan mention ke twitter saya di @MasFey nanti akan kita update ..

 

Let’s play music with our cassette