Menikmati Google I/O 2011 Secara Online

Ajang tahunan Google I/O yang diselenggarakan oleh Google akan kembali digelar pada tanggal 10-11 Mei 2011 bertempat di Moscone Center, San Francisco. Google I/O merupakan suatu acara yang mengumpulkan ribuan para developer dalam dua hari untuk membahas secara teknikal yang difokuskan pada pengembangan generasi berikutnya dari aplikasi web, mobile dan enterprise dengan menggunakan Google dan Open Web Teknologi seperti Android, Google Chrome, Google API’s, Google Web Toolkit, App Engine.

Banyak developer sangat tertarik untuk mengikuti ajang ini sehingga dalam tempo 59 menit, tiket untuk ajang ini sudah terjual habis. Akan tetapi Google tetap berkomitmen untuk dapat membawa ajang Google I/O agar dapat disimak oleh ribuan developer lain di seluruh dunia melalui Google I/O Extended dan Google I/O Live.

Google I/O Extended diadakan kerjasama antara Google dan GTUG ( Google Technology User Groups) dan Perwakilan Pelajar untuk dapat menyimak bersama event Google I/O tersebut di tempat yang sama. Dengan bertemu di tiap region/negara tentu akan lebih mengakrabkan untuk berdiskusi mengenai teknologi yang dikembangkan oleh Google. Jika kita tidak dapat menghadiri juga lewat Google I/O Extended, kita juga tetap dapat menyimak pesta tahunan developer Google itu lewat video streaming yang dipancarkan langsung dari Mescone Center melalui Google I/O Live.

Event lain yang mendukung Google I/O adalah I/O Bootcamp yang diselenggarakan sehari sebelum event Google I/O digelar yaitu pada tanggal 9 Mei 2011 bertempat di Mission Bay Conference Center. Tempat berlangsungnya I/O Bootcamp ini berbeda dengan tempat pelaksanaan Google I/O itu sendiri. Di Bootcamp ini merupakan sebuah event pemanasan yang berisi sesi pengantar teori bagi developer pemula dan memberikan gambaran secara umum teknologi Google serta sesi labs yang berisi praktek penggunaan teknologi dari Google tersebut. Event I/o Bootcamp hanya dikhususkan bagi peserta Google I/O.

Pada Event Utama Google I/O dihadirkan kurang lebih 80 Sesi Technical yang membahas pengantar sampai dengan teori yang lebih dalam dari teknologi atau suatu produk. Para developer juga dapat mengajukan pertanyaan kepada para para Engineer Google melalui forum yang lebih informal.

Kemudian ada juga sesi Developer Sandbox berupa event unjuk demo aplikasi oleh kurang lebih 100 developer yang telah mengembangkan aplikasi dan produk menggunakan teknologi  yang telah dipresentasikan di Google I/O. Di sana mereka akan menunjukan sendiri aplikasi tersebut, menerangkan bagaimana mereka membangun aplikasi tersebut serta menjawab pertanyaan yang diajukan oleh para peserta lainnya dan saling bertukar pikiran mengenai teknologi tersebut.

Bagi kita yang tidak sempat ke sana masih ada kesempatan untuk melihat Google I/O melalui Website Online dimana Keynote, session dan Developer Sandbox akan hadir secara online di seluruh dunia yang akan di mulai pada tanggal 10 Mei dimana Website Google I/O akan menjadi I/O Live dashboash dimana kita dapat :

– Melihat Video Livestraming dari dua Ruangan Session Terbesar mulai pukul 9.00 am – 06 pm (waktu San Fransisco) selamat dua hari konferensi.

–  Membaca text terjemahan dari Sesi livestreaming secara real time, termasuk terjemahan ke semua bahasa yang disupport oleh Google Translate.

– Menjadi yang pertama mengetahui dengan memperoleh berita langsung dari sumbernya. Pengumuman dan berota terbaru akan ditambahkan pada I/O Live Dashboard secara real time.

– Mengajukan pertanyaan kepada Developer Sandbox, dimana mereka akan menjawab pertanyaan yang akan diajukan.

Jadi segera tandai kalender, untuk dapat menyimak dan mengetahui teknologi terbaru dari Google di ajang Google I/O ini.

Intel Keluarkan Processor Intel Atom Untuk Tablet

Sebagai pabrikan processor terbesar di dunia, membuat Intel tidak kalah sigap untuk ikut serta dalam meriahnya persaingan di perangkat tablet dengan mengeluarkan sebuah processor terbaru yang nantinya akan mendukung berbagai perangkat tablet. Hari ini (11/3/2011) Intel telah mengumumkan secara resmi dirilisnya generasi terbaru Intel Atom yang mendukung perangkat tablet. Intel memberi kode nama untuk processor Intel Atom ini dengan nama Oak Trail dengan seri Z670. Processor ini mempunyai kecepatan 1.5 GHz dan memiliki Intel Graphics Media Accelerator 600 dan cache Level 2 512KB sehingga mendukung 1080p video. Processor dapat mendukung memory hingga 2 GB dengan tipe memory DDR2-800.

Processor Oak Trail ini didesain untuk dapat menjalankan Android 3.0 Honeycomb dan Windows Mobile 7. Bagi pabrikan tablet seperti Samsung, Lenovo dan Fujitsu ini merupakan tawaran yang menarik dan sebuah alternatif untuk mengembangkan sebuah tablet yang bisa memiliki dua OS baik android maupun Windows Mobile. Walaupun sampai saat ini belum ada produk tablet yang berbasis Atom Oak Trail ini, dengan sudah dirilisnya Intel Atom Oak Trail ini tentu kedepannya akan lebih menyemarakan persaingan di perangkat tablet, terutama dari segi kinerja dan performa dan akan munculnya tablet-tablet hybrid yang mempunyai os Android, WM7 bahkan Meego. Sebelumnya Intel dan Google juga telah bekerja sama dalam mengembangkan GoogleTV dan Notebook berbasis OS Chrome CR-48.

Informasi mengenai Processor ini dapat diliat pada Website Intel.

CyanogenMod 7 Stable telah keluar

Bagi para tukang oprek android pasti tidak asing lagi dengan ROM keluaran CyanogenMod. Sekarang ROM CyanogenMod versi 7 stable telah diluncurkan untuk kurang lebih 30 device. Team CyanogenMod telah memasak dan membangun customROM tersebut kurang lebih selama 4 bulan.

CyanogenMod 7 stable dibuat berbasis OS android 2.3.3 (Gingerbread) dari Google. Untuk menginstall ROM tersebut seperti biasa menggunakan ROM Manager. Bagi yang ingin mendownload ROM CyanogenMod 7 versi stabil dapat didownload website CyanogenMod

Decoder Baru Aora TV

image

sudah hampir 10 hari decoder tv langganan kami di rumah Aora TV tidak dapat menangkap siaran yang disebabkan perubahan demodulasi yang tadinya DVB-S menjadi DVB-S2 sehingga decoder lama merek Thomson tidak dapat digunakan lagi. Saya langsung menghubungi kontak customer service Aora dan dijanjikan mereka akan segera mengganti decoder lama saya.
Karena sampai hari Sabtu kemarin decoder baru belum datang juga, maka saya mencoba menghubungi teknisi yang dulu memasang di rumah kami. Dan mereka ternyata segera menindaklanjuti mengganti decoder sehingga malam ini decoder baru sudah ada di rumah dan kita dapat menikmati tayangan Aora TV lagi.
Decoder yang baru dari Aora bermerek Homecast. Decoder ini mempunyai output lebih sedikit daripada decoder merek Thomson, yaitu cuma RCA (Kabel video kuning dan audio merah putih). Walaupun output minim tapi software lebih lengkap karena sekarang ada EPG (Electronic Program Guide, dan favorite channel Presetting, parental control, On Screen Texting dan Bmail Cabaple

Siapa Sebenarnya yang Pertama Berlayar dari Amerika-Indonesia ?

Belum lama ini Museum Rekor Indonesia (MURI) memberi penghargaan kepada Rob Rambini (52 tahun) sebagai orang Indonesia pertama yang berhasil mengarungi samudra dari California Amerika Serikat hingga Bali. Penghargaan Muri Nomor 4810/R.MURI/IV/2011 itu, diserahkan oleh perwakilan museum tersebut kepada Rob Rambini, disaksikan Direktur Jenderal Pemasaran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Sapta Nirwandar di Pelabuhan Serambi Mariana Benoa, Kota Denpasar, Bali, Minggu (3/4/11) dini hari.

Rob Rambini yang mempunyai nama asli Mahindra Wondowisastro telah berlayar dari California ke Hawaii mulai 8 Mei 2011, kemudian melaju melalui Kepulauan Solomon, Vanuatu dan Karang Laut, lalu ke Port Moresby, Papua New Guinea. Dia meninggalkan Port Moresby, 12 November 2010. Berlayar melalui perairan Indonesia, Rob Rambini mendarat selama sehari di Pulau Tanimbar, Saumlaki untuk memasok persediaan perbekalan. Perjalanan selama kurang lebih 11 bulan  tersebut dibiayai dengan biaya sendiri dan tak kurang merogoh kocek Rp 250 juta.

Berita tentang diraihnya rekor MURI oleh Rob Rambini sebenarnya menggelitik saya untuk mencari informasi siapa sebenarnya yang pernah melakukan pelayaran secara solo mengarungi samudera dari Amerika ke Indonesia, karena pada waktu SMA saya pernah membaca artikel di Majalah Remaja HAI yang menceritakan tentang petualangan yang sama oleh orang Indonesia yang berlayar dari Amerika ke Indonesia. Yang saya ingat dahulu bahwa yang melakukan pelayaran tersebut adalah kakak dari Photografer Majalah Hai Firdaus Fadlil. Dan setelah berhasil mendapat email dari Mas Firdaus, saya menanyakan hal tersebut dan ternyata benar kakak dia yang bernama Fazham Fadlil dulu telah melakukan pelayaran solo dari New York Amerika ke Indonesia.

Setelah di google dengan kata Kunci Fazham Fadlil, ternyata memang benar bahwa beliau telah melakukan pelayaran dari Amerika ke Indonesia pada tahun 1992-1993. Fazhim Fadlil yang sering dipanggil Sam telah menetap selama 20 tahun di New York dan memulai pelayaran pada tahun 26 Desember 1992. Pelayaran pertama tersebut mengalami kegagalan karena kapal mengalami kerusakan dan kembali ke New York pada 6 Januari 1993.

Walaupun pelayaran pertama tersebut mengalami kegagalan tapi Sam tidak kapok, pada tanggal 28 Juni 1993, dia berangkat lagi untuk berlayar mengarungi samudera. Rute yang dipilih dari Samudra Atlantik, Laut Karibia, Terusan Panama kemudian masuk pada lautan paling luas di dunia, Samudra Pasifik. Untuk memasuki Indonesia direncanakan masuk ke Selat Torres atau Selat Sulawesi.

Kisah pelayaran tersebut ditulis dalam sebuah buku yang berjudul : Mengejar Pelangi Di Balik Gelombang : Kisah Pelayaran Putra Indonesia Seorang Diri Menggunakan Perahu Layar terbitan Unri Press. Fazham Fadlil mempunyai banyak kisah pelayaran lainnya. untuk mengetahui kisah hidupnya dapat melihat di web beliau disini.

Dari kisah Sam di atas harusnya yang berhak meraih rekor melakukan pelayaran secara solo adalah Fazham Fadlil karena dia telah melakukan pelayaran solo terlebih dahulu daripada Rob Rambini. Mungkin waktu Sam melakukan pelayaran tersebut Museum Muri belum ada dan media belum banyak seperti sekarang. Meskipun Sam tidak meraih MURI tapi pasti beliau dan keluarga besarnya masih bangga akan petualangan tersebut, karena rekor MURI yang bukan dia kejar tapi Pelangi yang dikejar. Akan tetapi kita bangga akan kedua petualang tersebut, bagaimanapun juga nenek moyang Bangsa Indonesia adalah pelaut dan mereka mewarisi jiwa pelaut nenek moyang kita.

Google Nexus S, Generasi kedua Nexus telah datang di Indonesia

Jika pada generasi pertama Google tidak meluncurkan ponsel resmi androidnya Nexus One di pasar Indonesia, tidak demikian dengan peluncuran Google Nexus S atau Nexus generasi kedua ini. Google secara resmi telah meluncurkan ponsel android nya di Indonesia yang diberi nama Nexus S dengan menggandeng operator XL Axiata. Rencananya 5 ribu unit Nexus S akan dipasarkan di Indonesia.

Mulai hari ini 8 April 2011 sampai dengan 10 April 2011 XL Axiata dengan menggandeng OkeShop dan Kartu Kredit Bank Mandiri melakukan pameran untuk mempromosikan Google Nexus S ini yang bertempat di Mall Kelapa Gading III. Bagi para pemegang kartu kredit Mandiri dapat memiliki  Google Nexus S dibandrol dengan harga Rp. 5.499.000 atau dapat dicicil Rp. 458.250/perbulan selama 12 bulan. Bagi pembeli Nexus S akan mendapat  mendapatkan beberapa bonus yang terdiri dari diskon 50 persen paket data unlimited selama 3 bulan. Termasuk 150 menit voice, 150 SMS dan 15 MMS.

Jika pada Nexus One Google merangkul HTC untuk membuatnya sedangkan untuk Google Nexus S gantian pabrikan Samsung dirangkul Google untuk membuat hp ini.  Nexus S mempunyai layar 4 inch WVGA dengan resolusi 800 x 400 Super Amoled Multitouch, dengan processor 1GHz Cortex A8 (Hummingbird) dan Internal Memory 16 GB. Kamera belakang 5 megapixel dilengkapi dengan Flash dan auto focus, kamera depan VGA (640×480). Hp dapat bekerja di jaringan Quad-band GSM: 850, 900, 1800, 1900 Tri-band HSPA: 900, 2100, 1700 HSPA type: HSDPA (7.2Mbps) HSUPA (5.76Mbps). Kelengkapan lain berupa bluetooth, Wifi (802.11 b/g/n), A-GPS, Contour Display, Near Field Communications (NFC), Three-axis gyroscope, Digital Compass, Anti fingerprint display coating, Internet Calling support (VoIP/SIP).

Selamat Ulang Tahun Kabupaten Batang ke 45

Tidak terasa Kabupatan Batang, sebagai tanah kelahiran saya sudah menginjak usia ke 45 tahun. Kabupaten Batang yang semula menjadi bagian dari Kawedanan Pekalongan akhirnya memisahkan diri pada hari Jumat Kliwon 8 April 1966. Kabupaten termuda di Jawa Tengah ini sekarang mempunya 15 kecamatan dan dipimpin oleh Bupati Bambang Bintoro.

Walaupun saya sudah kurang lebih 11 tahun meninggalkan Batang sebagai kota kelahiran untuk merantau ke Jakarta, akan tetapi Kota Batang masih menyisakan banyak kenangan, di sana masih banyak teman dari SD, SMP dan SMA. Memang perkembangan perekonomian di Kota Batang agak lambat karena memang terlalu dekat dengan kota Pekalongan, jadi banyak pusat pertokoan ada di Kota Pekalongan. Memang dulu ada wacana pemindahan ibukota Kabupaten Batang ke kecamatan Limpung tapi hingga saat ini hal tersebut belum terlaksana. Perekonomian Batang masih ditopang dari sektor perikanan dan pertanian.

Dari sektor pariwisata juga masih perlu digarap, Obyek wisata di Batang sangat sedikit, paling hanya pantai Sigandu. Dulu Obyek Wisata THR Kramat lumayan banyak pengunjung akan tetapi sekarang sangat memprihatinkan.  Semoga kedepannya Pemda Batang dapat lebih menggarap sektor pariwisata di Kota Batang.

Selamat Ulang Tahun Kota Batang yang ke 45, semoga di usia yang sudah cukup matang ini akan lebih membawa kemakmuran bagi rakyat kota Batang. Dan semoga pilkada Kabupaten Batang yang tidak lama lagi akan diadakan akan terpilih Bupati Batang yang dapat memajukan dan mensejahterakan Kota Batang.