Film Hollywood Bakal Susah Ditonton di Bioskop Kita

Berhubung liburan kemarin sibuk pulang kampung sempat terlewat berita  mengenai berhentinya pemutaran film-film Impor dari Hollywood yang biasa diputar di jaringan bioskop 21. Setelah membaca berita terkait mengenai penghentian fim Hollywood tersebut ternyata adalah karena adanya rencana menaikkan pajak impor masuk film.

Wacana penataan pajak pada film-film Impor ini merupakan Gagasan dari Presiden SBY sendiri karena dia membaca tulisan dari sutrada Hanung Bramantiyo yang mengeluhkan tingginya biaya pembuatan film di Indonesia. Kemauan Pak SBY langsung direspon oleh Menbudpar Jero Wacik yang sedang menyusun aturan untuk memproteksi produksi film-film nasional, antara lain dengan membebaskan pajak produksi film dan menaikkan pajak film impor.

Semenjak saya tinggal di Jakarta, saya jarang nonton film di bioskop, kalo nonton pun paling film anak-anak bersama keluarga, atau nonton film Indonesia seperti Film Laskar Pelangi. Dalam beberapa tahun ini memang pertumbuhan film lumayan pesat, akan tetapi kebanyakan film yang dibuat bergenre Horor yang kadang menampilkan sensualitas pemain. Film bertema komedi yang agak bertema sensualitas juga banyak dibuat. Waktu Film Ayat-ayat Cinta menjadi box Office di bioskop Indonesia, lalu bermuncullan film yang bertema Romantisme yang dibungkus Religi.

Tetapi kebijakan penghentian impor film asing ini justru akan menambah suburnya pembajakan di Negeri ini. Orang yang ingin menonton film-film Barat pasti akan mencari film ke lapak-lapak DVD atau bagi yang cukup kaya dalam bandwith pasti akan lebih memilih download sendiri film-film tersebut.

Menonton di bioskop memang mengasyikan, dengan layar yang lebar, suara yang menggegelar pasti kita akan lebih berkonsentrasi menonton film tersebut. Beda kalo nonton di rumah pasti ada gangguan, lagi nonton tiba-tiba si anak minta ganti film lain sesuai kesukaan dia. Semoga Film-film Hollywood masih bisa diputar di bioskop Indonesia, bagaimanapun juga kita butuh hiburan yang lain daripada kita cuma menonton film kita yang isinya horor tidak bermutu dan tidak mendidik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s