Tarkam itu bernama LPI

Olah raga Sepak Bola tentu tidak lepas dari mananya kompetisi. Setiap Asosiasi Sepak Bola di tiap Negara pasti mempunyai sebuah kompetisi sepak bola. Bahkan ada beberapa negara yang kompetisi Sepak Bola nya sangat digemari sampai manca negara seperti Kompetisi Inggris (BPL), Italia (Liga Series-A), Spanyol (La Liga) dan Jerman (Bundesliga).

Persatuan Sepak Bola Indonesia  (PSSI) juga mempunyai sebuah kompetisi yang dikenal dengan Liga Super Indonesia (LSI) dan  untuk Musim kompetisi Tahun ini, LSI diikuti oleh 18 Klub.  Akan tetapi ditengah bergulirnya Kompetisi LSI, muncul wacana kompetisi tandingan yang digulirkan oleh pengusaha Arifin Panigoro yang diberi nama Liga Primer Indonesia (LPI).

Liga Primer Indonesia ini rencananya akan bergulir mulai 8 Januari 2011 inidan diikuti oleh 19 Club di Indonesia, bahkan diantara ada 3 klub yang keluar dari Liga Indonesia. Pertandingan perdana rencananya akan dilaksanakan di Stadiun Manahan Solo. Klub yang keluar dari Liga Indonesia tersebut adalah Persema Malang, Persibo Bojonegoro dan PSM Makassar. Mereka bahkan diancam dicoret dan diberi sanksi oleh PSSI berkaitan dengan masuknya mereka ke Liga Primer Indonesia. Pertandingan LPI ini rencananya akan disiarkan oleh Indosiar.

Penyelenggaraan LPI ini tentunya menyulut kemarahan PSSI sebagai pengurus sepak bola di Indonesia. Mereka menganggap kompetisi ini seperti pertandingan Tarkam (antar kampung) dan illegal. Akan tetapi Liga ini mendapat dukungan dari masyarakat pencinta bola di Indonesia yang sudah gerah dan tidak nyaman dengan kepemimpinan Nurdin Halid. Mereka berharap tercipta kompetisi sepak bola yang baik dengan dibiayai oleh sponsor dan klub, berbeda dengan LSI yang selalu mengharapkan APBD buat kelangsungan klub untuk menjalankan kompetisi.

Pada LPI anggaran untuk klub akan berasal dari Sponsor dan konsorsium LPI jadi tidak mengandakan APBD. Selain itu, LPI menganut azas pembagian pendapatan secara transparan dan bertanggung jawab kepada klub peserta. Sesuai kesepakatan bersama klub, pembagian pendapatan LPI akan dilakukan berdasarkan 2 skema, yaitu skema untuk pendapatan liga (mis: sponsor liga, hak siar, dll) dan skema atas pendapatan pertandingan (mis: sponsor lokal, hak siar, tiket, dll).

Kita sebagai penggemar bola tentu berharap dengan berjalannya kompetisi yang bagus, maka pembinaan sepak bola di Indonesia akan terus berjalan. Dan Semoga Liga LPI akan melahirkan pemain-pemain sepak bola yang dapat mengharumkan nama Indonesia di dunia international. Apapun niat konsorsium LPI untuk menyelenggarakan kompetisi tandingan pastinya demi kemajuan Sepak Bola di Indonesia dan harus kita dukung sebagai protes atas carut-marutnya Kepengurusan PSSI di bawah Nurdin Halid..

Maju terus Liga Primer Indonesia…majulah sepak bola Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s